Tuesday, January 31, 2012

Candi Plaosan Klaten (Candi Plaosan Lor)

Minggu, Januari 29, bagi saya adalah hari bersejarah, alasannya cukup sederhana, kami akan melakukan wisata sejarah ^_^ hehehe.... sorry kidding :D
Yap, Wisata Sejarah adalah salah satu potensi wisata Klaten yang  pantas dibanggakan, selain Candi Prambanan yang sudah dikenal seantero dunia, Klaten masih memiliki banyak obyek wisata candi, diantaranya Candi Plaosan, Candi Sewu, Candi Sojiwan, dan masih ada beberapa candi lagi, bahkan baru-baru ini ditemukan  lagi beberapa candi baru di Seputar Klaten
Ketiga candi inilah yang menjadi agenda kegiatan hunting foto bareng teman-teman fotografer Klaten yang tergabung dalam KLaP dan FKC.


Bapak H. Indarto, S.Sos. Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan Kabupaten Klaten menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan hari itu, dengan penuh kesabaran beliau mendampingi kami menelusuri ketiga candi tujuan, bahkan siap menjawab setiap pertanyaaan yang kita ajukan dengan jawaban beliau yang begitu detail. "Maturnuwun Pak Indarto" :)

Ayo, telusuri satu persatu :) Target pertama adalah Candi Plaosan, lets goooooo.............>>>>

Hunbar (hunting bareng) atau hunting foto bareng adalah kegiatan memotret obyek tertentu yang dilakukan oleh komunitas pecinta seni fotografi secara bersama-sama dengan tema atau konsep tertentu, yang menyenangkan dari kegiatan ini antaralain: banyak bertemu dengan teman2 baru (banyak sedulur banyak rezeki... :D), banyak mendapatkan pengalaman serta pengetahuan baru ttg fotografi (banyak bertukar pengalaman, bisa berbagi teknik fotografi, bisa juga berbagi lensa :D xixixixi),  dan masih banyak lagi manfaat yg kita peroleh dari kegiatan seperti ini. (kalo disebutin satu-satu bisa setebel 172 halaman dg spasi 1, font 8pt, each margin 0,5cm :D)

Candi Plaosan adalah sebutan untuk kompleks percandian yang terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini terletak kira-kira satu kilometer ke arah timur-laut dari Candi Sewu atau Candi Prambanan. Adanya kemuncak stupa, arca Buddha, serta candi-candi perwara (pendamping/kecil) yang berbentuk stupa menandakan bahwa candi-candi tersebut adalah candi Buddha. Kompleks ini dibangun pada abad ke-9 oleh Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada zaman Kerajaan Medang, atau juga dikenal dengan nama Kerajaan Mataram Kuno.
(sumber: wikipedia)

Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama.




candi yang terletak di sebelah kanan (selatan) dinamakan Candi Induk Selatan dengan relief menggambarkan tokoh-tokoh laki-laki.


Candi yang terletak di sebelah kiri (di sebelah utara) dinamakan Candi Induk Utara dengan relief yang menggambarkan tokoh-tokoh wanita,



Di bagian utara kompleks terdapat masih selasar terbuka dengan beberapa arca buddhis. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah candi perwara, juga parit buatan.

Pada masing-masing candi induk terdapat 6 patung/arca Dhyani Boddhisatwa. Walaupun candi ini adalah candi Buddha, tetapi gaya arsitekturnya merupakan perpaduan antara agama Buddha dan Hindu.



Candi Induk Selatan Plaosan Lor dipugar pada tahun 1962 oleh Dinas Purbakala. Sementara itu, Candi Induk Selatan dipugar pada tahun 1990-an olehSuaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Tengah.

Berbeda dari Candi Plaosan Lor, Candi Plaosan Kidul belum diketahui memiliki candi induk. Pada kompleks ini terdapat beberapa perwara berbentuk candi dan stupa. Sebagian di antara candi perwara telah dipugar. 
OKey, lain kali kita kita main ke Candi Plaosan Kidul yukkk ^_^

2 comments:

  1. wah, jadi ingat dulu
    saya pernah buat film dokumenter tentang candi ini :D

    ReplyDelete
  2. wah keren pasti film dokumenternya, bagi2 linknya dong mas TTKT

    ReplyDelete