Thursday, June 30, 2011

Gapura Kota Klaten

Gapura juga sering diartikan sebagai pintu gerbang. Dalam bidang arsitektur gapura sering disebut dengan entrance, namun entrance itu sendiri tidak bisa diartikan sebagai gapura. Simbol yang dimaksudkan disini bisa juga diartikan sebuah ikon suatu wilayah atau area. Secara hirarki sebuah gapura bisa disebut sebagai ikon karena gapura itu sendiri lebih sering menjadi komponen pertama yang dilihat ketika kita memasuki suatu wilayah (sumber:http://id.wikipedia.org/)

Berikut adalah gerbang masuk wilayah Kota Klaten dari arah timur , insyaallah jika ada waktu akan saya post Gapura dari arah Barat serta Gapura Kabupaten.

Saturday, June 25, 2011

Legenda Watuprau (Batu Perahu) di Gunung Gajah, Bayat, Klaten

Watuprau (Batu Perahu) dinamakan seperti ini karena batu tersebut mempunyai bentuk mirip perahu terbalik (mirip Tangkuban perahu namun dalam skala lebih kecil). Lokasi Obyek wisata yang mempunyai jarak dari kota Klaten ± 15 km, terletak di Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, obyek ini merupakan potensi spesifik suasana alam pegunungan dan pemandangan alam yang indah dan alami.

Watuprau mempunyai legenda yang mirip dengan cerita di Prambanan (Roro Jonggrang).
Konon, pada zaman dahulu Roro Denok hendak dipersunting oleh Joko Tua, namun Rara Denok tidak menginginkan pernikahan itu terjadi, Roro Denok akan menyetujui pinangan tersebut namun dengan syarat Joko Tua harus membuatkan perahu dan mengisinya dengan bermacam-macam perhiasan dan ternak dalam waktu semalam.
Joko tua yang sakti mandraguna tidak menolak persyaratan tersebut, dengan bantuan jin permintaan Roro Denok dapat selesai sesuai kurun waktu yang ditentukan. Namun dengan kecerdikan Roro Denok, syarat itu tidak dapat dipenuhi yang membuat Joko Tua murka. Perahu yang hampir selesai di tendangnya, sehingga menelungkup dan di sertai sumpahnya bahwa keturunan yang berasal dari daerah Roro Denok akan menjadi perawan tua.

Saya masih ingat waktu kecil dahulu pernah main kesini, dan  Watuprau masih sama seperti waktu itu, hanya saja sekarang saya menemukan lubang sedalam kira2 10cm di batu tersebut.  hmm sayang sekali, mungkin demi kepentingan panalitian yaaa :(

Wednesday, June 22, 2011

Sepenggal Kisah Misteri dibalik Longsor Bukit Putih, Minggu 02 Januari 2011

Seperti yang telah diberitakan oleh Blog SAR (Search And Rescue) Klaten mengenai Longsor Bukit Putih di Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten pada hari Minggu 02 Januari 2011

saya jadi tertarik untuk melihat lokasi  Longsor Bukit Putih. Namun, berdasar saran dari Tim SAR Klaten  untuk lebih mewaspadai daerah tersebut karena masih rawan terjadi longsor susulan, maka saya putuskan untuk menuju TKP dua minggu setelah kejadian tersebut dengan pertimbangan keamanan.


Berikut adalah penelusuran saya waktu itu (Minggu, 16 Januari 2011).


Sempat terhalang excavator. Namun kayaknya excavator ini tidak ada hubungan langsung dengan longsor yang terjadi hehehe, karena jarak antara excavator dengan lokasi masih lumayan jauh :D

Monday, June 20, 2011

Terminal Klaten

Minggu Pagi, saat paling pas buat hunting foto :D. Namun, sepertinya minggu ini ga cukup banyak waktu untuk berlama2 dg kamera karena harus segera ke cawas, ibu gerah :(
Yap, Terminal Klaten menjadi salah satu pilihan hunting paling dekat dg rumah, selain merupakan salah satu landmarknya Klaten, belum lengkap rasanya Seputar Klaten tanpa menampilkan Terminalnya hehehe

Jika Anda naik bus dari arah Jogjakarta, Anda akan menyaksikan pintu gerbang masuk Terminal Klaten ini, dari sini Anda bisa berganti angkot atau naik delman yang biasa mangkal dibelakang terminal ini untuk berkeliling menikmati keindahan kota klaten, atau tinggal sms saya untuk segera dijemput dan berkeliling seputar klaten.. hehehehe

Tuesday, June 14, 2011

Bendung Kali Kebo, Trucuk Klaten

Setelah membaca postingan sy kemarin ttg a night in Cawas ada menyebut Kalikebo, saya jadi inget pernah motret Bendung Kalikebo tsb. Berikut adalah beberapa jepretan yg sempat saya dapat waktu itu.

Sebenernya saya masih kurang puas dengan hasil foto2 ini, karena tujuan awal saya ke Kalikebo ini pingin motret batu-batu besar di dasar sungai tersebut yang konon dahulu katanya adalah kerbau (Kebo) milik warga sekitar yang tersambar petir dan berubah menjadi batu :D  ... nah loo penasaran khaan???? hehehe
Sayang sekali waktu sampai di sini airnya cukup tinggi sehingga tidak bisa melihat dasar sungainya :(

Friday, June 10, 2011

a night in Cawas

Menjelang malam di depan Sub Terminal Cawas, dalam perjalanan menuju rumah neneknya Eureka. 

Saya mengambil gambar ini, tepat saat terdengar adzan Maghrib dari Masjid Moqorabin atau  yang dulu dikenal dengan istilah Masjid Murdè (Sumur Gedhe).