Saturday, July 5, 2014

Klaten berdzikir dan bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf


رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ
Rohatil athyaru tasydu, fi (bi) layaa lil maulidi,
(Burung-burung berkicauan teramat bahagia di malam kelahiran Baginda Nabi SAW)

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ
فِى لَيَالِى المَولِدِ
wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi
(Dan kilatan cahaya terpancarkan penuh makna-makna dari Ahmad, yakni Baginda Nabi SAW)
...
Kisah Rasul adalah salah satu lagu yang sering di lantunkan oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf setiap kali menggelar dzikir dan sholawat, salah satu lagu yang disuka anak saya, bahkan sampai hafal liriknya, Allahuakbar.... 

Sumber video dari akun Youtube  Cinta Sholawat  (y)



Berikut adalah Biografi HABIB SYECH BIN ABDUL QODIR ASSEGAF,
"Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf adalah salah satu putra dari 16 bersaudara putra-putri Alm. Al-Habib Abdulkadir bin Abdurrahman Assegaf ( tokoh alim dan imam Masjid Jami’ Asegaf di Pasar Kliwon Solo), berawal dari pendidikan yang diberikan oleh guru besarnya yang sekaligus ayah handa tercinta, Habib Syech mendalami ajaran agama dan Ahlaq leluhurnya. Berlanjut sambung pendidikan tersebut oleh paman beliau Alm. Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf yang datang dari Hadramaout. Habib Syech juga mendapat pendidikan, dukungan penuh dan perhatian dari Alm. Al-Imam, Al-Arifbillah, Al-Habib Muhammad Anis bin Alwiy Al-Habsyi (Imam Masjid Riyadh dan pemegang magom Al-Habsyi). Berkat segala bimbingan, nasehat, serta kesabaranya, Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf menapaki hari untuk senantiasa melakukan syiar cinta Rosull yang diawali dari Kota Solo. Waktu demi waktu berjalan mengiringi syiar cinta Rosullnya, tanpa di sadari banyak umat yang tertarik dan mengikuti majelisnya, hingga saat ini telah ada ribuan jama’ah yang tergabung dalam Ahbabul Musthofa. Mereka mengikuti dan mendalami tetang pentingnya Cinta kepada Rosull SAW dalam kehidupan ini.

Ahbabul Musthofa, adalah salah satu dari beberapa majelis yang ada untuk mempermudah umat dalam memahami dan mentauladani Rosull SAW, berdiri sekitar Tahun1998 di kota Solo, tepatnya Kampung Mertodranan, berawal dari majelis Rotibul Haddad dan Burdah serta maulid Simthut Duror Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf memulai langkahnya untuk mengajak ummat dan dirinya dalam membesarkan rasa cinta kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW"
Sumber kutipan biografi ini dari Blog Biografi Para Habib
___________________________________________

Hari itu Senin, 03-03-2014, Klaten Berdzikir dan Bersholawat bersama Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, Bapak Bupati Klaten Sunarno, digelar di lapangan Joko Puring, Klaten,

Diatas panggung sudah siap menyambut kedatangan Habib Syech dan Bupati Klaten

dari timur lapangan jokopuring terlihat mobil Habib Syech sudah memasuki area parkir lapangan yang telah disediakan

Nampak Habib Syech memberikan salam sambutan kepada para pengunjung yang penuh antusias ingin mengikuti dzikir dan sholawat.

tak lama kemudian disusul kedatangan Bupati Klaten Sunarno

setelah berbincang sejenak Habib syech dan Bupati Klaten siap memulai acara Klaten Berdzikir dan Bersholawat,

pengunjung yang memenuhi lapangan Jokopuring malam itu bukan hanya warga Seputar Klaten saja, namun ada pula yang datang dari berbagai daerah dari luar Kota Klaten seperti Kendal, Wonogiri, Semarang, Yogya, dll

tentu kesempatan seperti ini tidak disia-siakan bagi mereka yang jeli menangkap peluang bisnis, salah satunya pedagang ini yang menjual poster foto Habib Syech, karena poster-poster tersebut juga banyak diburu oleh para SYECHERMANIA, yaitu mereka yang sangat menggemari sholawat bersama Habib Syech

Nah, ini dia salah satu aksi SYECHER MANIA, mereka mengibarkan bendera-bendera SYECHER mereka yang biasanya juga dituliskan asal kota mereka,

demikian kemeriahan dan kekhusukan dzikir dan sholawat bersama Habib Syech dan Burapt Klaten tanpa terasa berakhir pada pukul 22.30 WIB.







Nah, ini rumah Habib Syech Abdul Qodir Assegaf, di daerah Semanggi yang kebetulan deket dengan rumah adik istri saya, ketika kami berkunjung kesana kebetulan pas Hari Rabu Pahing, kebetulan pula tiap hari Rabu Pahing, di rumah beliau digelar pengajian dan dzikir serta sholawat, pengunjungnya juga datang dari berbagai daerah luar Solo.

1 comment:

  1. mas kenal sama pak sigit giri purwana ga kalo kenal tolong minta kontaknya saya tertarik sama bikinan motornya. tolong

    ReplyDelete